March 31

Memahami Duka: Cara Menghadapi Kehilangan melalui Points of You

0  comments

“Only people who are capable of loving strongly can also suffer great sorrow, but this same necessity of loving serves to counteract their grief and heals them.” — Leo Tolstoy

Duka adalah sesuatu yang nggak terpisahkan dari hidup. Dalam setiap kehilangan, selalu ada jejak yang mengingatkan bahwa kita pernah terhubung, pernah mencintai, dan pernah memberi makna.

Sepanjang perjalanan, kita akan bertemu dengan berbagai bentuk kehilangan: orang tersayang, pekerjaan, mimpi, atau harapan yang perlahan berubah arah. Dari sana, kita belajar bahwa manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Selebihnya, ada hal-hal yang memang di luar kendali .

Saat Duka Sulit Diungkapkan

Sumber: Canva

Dalam perjalanan berduka, sering kali kita mendapati sebuah pertanyaan,
“Apa yang kamu rasakan?”
“Apa yang ingin kamu sampaikan?”

Tapi justru di momen itu, kita kesulitan menjawabnya.

Secara psikologis, ini wajar. Emosi dan memori nggak selalu bisa langsung diakses hanya lewat pertanyaan. Konsep cue-dependent memori dari Endel Tulving menjelaskan bahwa ingatan dan perasaan lebih mudah muncul ketika ada pemicu, seperti gambar, suasana, atau pengalaman tertentu.

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Di sinilah visual punya peran yang kuat.

Sebuah foto adalah momen yang berhenti. Tapi justru dari situ banyak hal bisa mulai bergerak.

Lewat gambar, kita bisa melihat kembali, merasakan ulang, dan menemukan makna yang mungkin sebelumnya terlewat. Visual membantu membuka percakapan, bukan hanya dengan orang lain, tapi juga dengan diri sendiri.

Dan saat kita mulai bertanya pada apa yang kita lihat, perlahan kita juga mulai memahami apa yang kita rasakan.

Duka Adalah Proses yang Panjang

Sumber: Canva

Nggak ada cara instan untuk berduka. Nggak ada juga batas waktu yang pasti. Setiap orang punya ritmenya sendiri.

Yang lebih penting bukan seberapa cepat kita pulih, tapi seberapa jujur kita hadir dalam proses itu.

Kami Mengajak Berproses Bersama

Sumber: Canva

Kini saatnya berhenti sejenak. Beri ruang untuk rasa kehilangan yang ada, tanpa harus langsung mencari jalan keluar.

Saat duka terasa dekat, dekati dengan pelan. Nggak perlu memaksa diri untuk paham semuanya sekarang.

Mulailah dari hal sederhana.
Cari tempat yang tenang, siapkan Kartu Points of You Flow. Tarik napas perlahan, lalu arahkan perhatian pada apa yang sedang hilang.

Biarkan perasaan muncul apa adanya.

Ketika sudah siap, selami pertanyaan ini secara perlahan dan memilih kartu dari Flow yang paling terasa “memanggil”.

  • Apa yang sedang aku rasakan saat menghadapi duka ini?
  • Apa yang membuatku menahan atau sulit mengekspresikannya?
  • Apa yang mungkin sedang aku hindari dalam situasi ini?
  • Di mana aku bisa menemukan dukungan?
  • Apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh hatiku?

Nggak perlu buru-buru menjawab semuanya. Cukup duduk bersama pertanyaan itu.

Kadang, dari sana kita nggak langsung menemukan jawaban. Tapi kita mulai menemukan diri kita kembali.

Semua proses ini bisa Anda temukan di Level Practice Points of You

Selama 2 hari, Coaches akan mendapatkan kombinasi antara pengalaman langsung dan pengetahuan praktis yang bisa langsung diterapkan dalam keseharian profesional.

Anda juga akan menjelajahi berbagai teknik untuk beragam kebutuhan audiens, sekaligus berlatih secara kreatif menggunakan dua tools: Points of You® Faces dan Flow.

Kami membuka ruang ini di jadwal terdekat: 10–11 April 2025. Ketika Coaches merasa ruang ini relate, Coaches bisa terhubung dengan kami untuk informasi lebih lanjut 🤍

Sumber: Points of You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You may also like

Get in Touch

Name*
Email*
Message
0 of 350